Hi artist!
Kalian pasti tahu kan betapa pentingnya stabilizer untuk menggambar digital? Ya, pasti tau dong! Yap, stabilizer itu berguna agar lineart yang kita buat tidak messy atau berantakan, juga jika kita tidak menggunakan stabilizer pasti gambar kita akan menjadi jelek. Tentunya itu akan mengurangi nilai seni yang ada di dalamnya. Dengan menggunakan stabilizer akan membuat lineart menjadi smooth dan tidak kaku, tentunya itu akan mempermudah kita para digital artist!
Baiklah, langsung saja kita masuk ke pembahasan cara menggunakan stabilizer agar lineart kita menjadi smooth.
1. Stabilizer Off
Kalian pernah gak ngerasa lineart kalian buruk, tapi sketsa kalian bagus? Nah, mungkin masalahnya ada di stabilizer nih! Bisa dilihat, jika kita tidak menggunakan stabilizer, lineart kita menjadi seperti cacing mleyot dan itu sama sekali tidak estetik. Jadi, sangat tidak disarankan bagi kalian yang pemula untuk mematikan stabilizernya.
2. Stabilizer On
Nah, ada 2 opsi nih guys! Pertama, kalian tidak perlu aktifkan paksa pudarnya, tapi stabilizer kalian ada di nomor 7-10 sesuai dengan prefensi masing-masing, kalau aku prefer di no 10 ya, jadi seperti ini;
Gak ada bedanya? Ada! Bisa dilihat dibagian ujungnya jadi pudar. Dua-duanya bisa digunakan ya, tapi kalau mau lebih smooth lebih baik pilih yang aktifkan paksa pudar saja. Tapi biasanya aku prefer pakai yang non-aktifkan paksa pudar ya guys, kalau untuk aktifkan paksa pudar biasanya itu aku cuma pakai buat sketsa. Optional ya berarti.
3. Contoh gambar
Ini contoh lineart aku yang pakai stabilizer ukuran 10, non aktifkan paksa pudar.
Ini contoh sketsa yang aktifkan paksa pudar dengan stabilizer ukuran 10.
Metode real time sebenarnya tidak disarankan digunakan untuk membuat lineart. Kebanyakan artist prefer ke metode after karena lebih menghasilkan garis yang lebih baik.
Metode after secara otomatis langsung menstabilkan garis setelah kamu selesai gambar dan cocok untuk kamu yang suka satsetsatset.
Semoga bermanfaat:)










Tidak ada komentar:
Posting Komentar